Ultrajaya (ULTJ) Berencana Gelar Rights Issue Jumbo 7,9 Miliar Saham Baru
PT Ultrajaya Milk Industry dan Trading Company Tbk (ULTJ) berencana melakukan penambahan modal melalui rights issue dengan menerbitkan hingga 7,9 miliar lembar saham baru.
BANDUNG — PT Ultrajaya Milk Industry dan Trading Company Tbk (ULTJ) berencana melakukan aksi korporasi besar berupa penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak 7,9 miliar saham baru mengutip laporan CNBC Indonesia pada 21 September 2026.
Emiten produsen susu dan minuman kesehatan ini akan menerbitkan saham baru tersebut untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan. Langkah strategis ini menjadi salah satu aksi korporasi dengan volume saham yang cukup besar di sektor industri barang konsumsi pada periode tersebut.
Berdasarkan informasi dari sumber resmi, jumlah saham yang akan dilepas ke pasar mencapai angka maksimal 7,9 miliar lembar. Namun, rincian mengenai harga pelaksanaan serta target perolehan dana dari aksi ini belum dipaparkan secara mendetail dalam laporan awal rencana korporasi tersebut.
Aksi rights issue ini biasanya dilakukan emiten untuk berbagai keperluan strategis, mulai dari ekspansi bisnis, pembayaran utang, hingga pemenuhan modal kerja. Investor diharapkan memantau prospektus lebih lanjut terkait rasio dan jadwal pelaksanaan PMHMETD ini untuk mengetahui dampak dilusi saham di masa depan.
Hingga saat ini, manajemen Ultrajaya masih memproses rencana tersebut sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku. Informasi rencana aksi korporasi jumbo ini pertama kali dipublikasikan oleh CNBC Indonesia pada Senin, 21 September 2026.
