Saham BBRI Melesat 4 Persen ke Level 3.380 Usai Cetak Laba Rp30,87 Triliun
Saham BBRI melonjak 4 persen ke level 3.380 dipicu laporan laba bersih Rp30,87 triliun dan aksi beli bersih investor asing senilai Rp841 miliar.
JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mencatatkan penguatan harga saham BBRI sebesar 4 persen ke level 3.380 pada perdagangan Selasa, 1 September 2026, yang didorong oleh capaian laba bersih semester I sebesar Rp30,87 triliun berdasarkan laporan CNBC Indonesia.
Lonjakan harga saham bank plat merah tersebut menjadi penopang utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat 1,14 persen. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) pada saham BBRI dengan nilai mencapai Rp841 miliar di tengah arus modal masuk ke pasar modal Indonesia yang menembus Rp2,03 triliun dalam sehari.
Kinerja keuangan BRI pada paruh pertama tahun 2026 menunjukkan fundamental yang menguat dengan perolehan laba Rp30,87 triliun, angka tertinggi di kategorinya. Selain pertumbuhan laba, kualitas aset perusahaan mengalami perbaikan yang ditandai dengan penurunan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) menjadi 2,9 persen.
Kondisi pasar modal secara keseluruhan menunjukkan tren positif di mana sektor perbankan menjadi motor penggerak utama. Selain BBRI, investor asing juga memusatkan transaksi pada saham BBCA, sehingga total net buy asing di seluruh pasar mencapai angka signifikan sebesar Rp2 triliun sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia pada 1 September 2026.
