Baca Live
EKONOMI DIGITAL

Pasar Modal RI Tembus Rp10.000 Triliun, Menko Airlangga Tekankan Kualitas Investasi

Nilai pasar modal Indonesia kini hampir menyentuh angka Rp10.000 triliun, memicu pemerintah untuk lebih fokus pada penguatan kualitas dan kepercayaan investor di tengah situasi global.

JAKARTA — Nilai pasar modal Indonesia dilaporkan hampir menyentuh angka Rp10.000 triliun, sebuah pencapaian yang diikuti oleh upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas fundamental pasar dan menjaga kepercayaan investor domestik maupun asing menurut laporan CNBC Indonesia pada Rabu, 12 Agustus 2026. Pemerintah kini memprioritaskan perbaikan iklim investasi guna menghadapi dinamika ketidakpastian ekonomi global yang terus berlanjut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyoroti pentingnya menjaga integritas pasar di tengah pertumbuhan nilai kapitalisasi yang signifikan tersebut. Peningkatan volume transaksi dan jumlah emiten harus dibarengi dengan perlindungan investor yang lebih ketat agar ekosistem pasar modal tetap sehat dan berkelanjutan.

Airlangga menjelaskan bahwa masih terdapat tugas besar atau pekerjaan rumah (PR) dalam memastikan pasar modal Indonesia memiliki daya saing yang kuat. Fokus utama saat ini mencakup transparansi pelaporan emiten dan efisiensi birokrasi dalam proses investasi digital agar lebih inklusif bagi masyarakat luas.

Melansir data dari CNBC Indonesia pada 12 Agustus 2026, langkah strategis ini diharapkan mampu memitigasi dampak eksternal dari volatilitas pasar keuangan dunia. Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan reformasi struktural pada sektor keuangan guna memastikan kapitalisasi pasar yang besar ini memberikan dampak riil bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?