Baca Live
PASAR MODAL

Investor Ritel RI Tembus 33 Juta, OJK Klaim Terbesar di Asia Tenggara

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan jumlah investor ritel di pasar modal Indonesia telah mencapai 33 juta orang, menjadikannya basis investor terbesar di kawasan Asia Tenggara.

JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan jumlah investor ritel di pasar modal Indonesia telah mencapai 33 juta orang, angka yang kini menempatkan Indonesia sebagai pemilik basis investor ritel terbesar di Asia Tenggara berdasarkan data hingga 30 Oktober 2026. Pertumbuhan signifikan ini dinilai memperkuat struktur ekonomi nasional dalam menghadapi fluktuasi pasar global.

Peningkatan jumlah investor ini dipicu oleh akselerasi adopsi teknologi digital dalam transaksi keuangan serta perubahan perilaku masyarakat sejak masa pandemi. OJK mencatat bahwa kemudahan akses melalui platform investasi daring telah menurunkan hambatan masuk bagi masyarakat umum untuk mulai menanamkan modal di berbagai instrumen seperti saham dan reksadana.

Kehadiran puluhan juta investor domestik ini dipandang sebagai pilar stabilitas baru bagi pasar keuangan Indonesia. Dengan dominasi investor lokal, pasar modal diharapkan tidak lagi terlalu bergantung pada arus modal asing, sehingga lebih tahan terhadap tekanan sentimen eksternal yang seringkali memicu volatilitas tinggi.

OJK menekankan bahwa kekuatan ritel ini berfungsi sebagai pelapis pertahanan ekonomi. Keterlibatan masyarakat luas dalam pasar modal tidak hanya memperdalam likuiditas pasar, tetapi juga menunjukkan peningkatan literasi keuangan di tingkat nasional yang tumbuh konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Laporan mengenai pencapaian investor ritel ini dipublikasikan oleh CNBC Indonesia pada 30 Oktober 2026. OJK berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur pasar modal guna memastikan perlindungan bagi jutaan investor baru tersebut tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi digital.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?