Badai MSCI Agustus 2026: 10 Saham Indonesia Didepak dan Dampaknya ke IHSG
Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengeluarkan 10 saham Indonesia dari indeks global dalam tinjauan Agustus 2026 yang berlaku efektif akhir bulan ini.
JAKARTA — Morgan Stanley Capital International (MSCI) secara resmi mengeluarkan 10 saham asal Indonesia dari jajaran indeks global dalam pengumuman August 2026 Index Review pada Kamis, 13 Agustus 2026. Berdasarkan laporan CNN Indonesia, keputusan penghapusan konstituen ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada penutupan perdagangan tanggal 31 Agustus 2026 mendatang.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung merespons sentimen ini dengan pergerakan yang fluktuatif pada sesi pembukaan perdagangan Kamis pagi. Data dari CNBC Indonesia mencatat indeks sempat turun 0,43 persen setelah sebelumnya sempat menguat tipis 0,23 persen di awal sesi, di mana perhatian pasar juga terbagi dengan rilis data inflasi Amerika Serikat dan indeks harga produsen (PPI) Jepang.
Meskipun terjadi pengurangan jumlah saham dalam indeks global, MSCI tetap mempertahankan status Indonesia dalam kategori pasar berkembang atau emerging market. Laporan dari Detikcom menyebutkan bahwa fenomena perombakan portofolio ini tidak hanya dialami Indonesia, melainkan juga menimpa sejumlah saham di wilayah Asia Pasifik lainnya dalam periode tinjauan indeks yang sama.
Kondisi pasar menjelang pengumuman tersebut ditandai dengan aksi jual bersih oleh investor asing pada sejumlah saham tertentu. Melansir informasi dari CNBC Indonesia dan Detikcom pada 13 Agustus 2026, tercatat sebanyak 318 saham mengalami kenaikan harga di tengah tekanan jual yang menyasar emiten-emiten yang keluar dari keanggotaan indeks bergengsi tersebut.
