Update Rencana Merger BUMN Karya: ADHI dan PTPP Targetkan Rampung Akhir 2026
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) dan PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) tengah menjalani proses penggabungan usaha atau merger yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026 mendatang.
JAKARTA — PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) tengah menyiapkan langkah strategis untuk melakukan penggabungan usaha atau merger dengan PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) yang ditargetkan rampung pada akhir 2026 berdasarkan informasi resmi manajemen ADHI pada Jumat, 4 September 2026. Aksi korporasi ini merupakan bagian dari program konsolidasi perusahaan konstruksi pelat merah yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN.
Sekretaris Perusahaan Adhi Karya dalam keterangannya menjelaskan bahwa proses merger tersebut saat ini masih berada dalam tahap kajian awal. Manajemen sedang menyelaraskan berbagai aspek operasional dan finansial untuk memastikan efisiensi serta peningkatan daya saing perusahaan setelah proses integrasi dilakukan nantinya.
Meskipun target penyelesaian telah dipatok pada pengujung tahun 2026, realisasi penggabungan ini sepenuhnya bergantung pada arahan dan keputusan dari pemegang saham pengendali, dalam hal ini Pemerintah Republik Indonesia. Sinergi antara ADHI dan PTPP diharapkan mampu memperkuat struktur permodalan serta spesialisasi pengerjaan proyek infrastruktur nasional.
Langkah konsolidasi ini sebelumnya telah menjadi sorotan pasar modal karena melibatkan dua emiten konstruksi besar di Bursa Efek Indonesia. Rencana merger tersebut diharapkan memberikan kepastian bagi para investor terkait arah bisnis dan keberlanjutan proyek-proyek strategis yang dikelola oleh kedua entitas tersebut sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia pada 4 September 2026.
