Baca Live
FILANTROPI MODERN

Masjid Istiqlal Kini Terima Wakaf Saham dan Reksa Dana Melalui Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia memperkenalkan program wakaf melalui pasar modal yang memungkinkan masyarakat mendonasikan saham dan reksa dana untuk mendukung pengelolaan Masjid Istiqlal.

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia memperkenalkan program wakaf dan sedekah melalui pasar modal, termasuk aset berupa saham serta reksa dana, untuk mendukung filantropi Islam di Masjid Istiqlal pada Senin, 10 Agustus 2026. Inisiatif ini memungkinkan instrumen investasi menjadi bagian dari donasi sosial keagamaan di Indonesia sesuai laporan dari CNBC Indonesia.

Program tersebut dirancang untuk memperluas cakupan aset yang dapat diwakafkan oleh masyarakat, yang sebelumnya terbatas pada uang tunai atau aset tetap. Melalui kolaborasi ini, investor di pasar modal kini memiliki opsi untuk menyalurkan keuntungan atau kepemilikan aset mereka guna kepentingan umat melalui manajemen Masjid Istiqlal.

Penerapan wakaf berbasis pasar modal ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam ekosistem keuangan syariah. Mekanisme ini memberikan kemudahan bagi pemegang saham dan unit penyertaan reksa dana untuk mendiversifikasi metode ibadah mereka melalui aset produktif yang terdaftar secara resmi di bursa.

Inovasi filantropi ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan sektor keuangan modern dengan nilai-nilai sosial Islam. Berdasarkan informasi dari CNBC Indonesia pada 10 Agustus 2026, langkah tersebut tidak hanya menyasar penguatan pendanaan Masjid Istiqlal, tetapi juga memperkuat posisi pasar modal syariah sebagai instrumen pembangunan sosial.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?