Masjid Istiqlal Luncurkan Wakaf Saham Melalui Majoris Asset Management
Masjid Istiqlal resmi memasuki pasar modal Indonesia melalui kolaborasi Majoris Asset Management dan Istiqlal Global Fund untuk meluncurkan program Wakaf Saham Istiqlal.
JAKARTA — Masjid Istiqlal resmi mengintegrasikan instrumen syariah dengan pasar modal melalui peluncuran program Wakaf Saham Istiqlal pada Rabu, 12 Agustus 2026. Langkah strategis ini dilakukan melalui kerja sama antara Majoris Asset Management dan Istiqlal Global Fund (IGF) untuk memperluas akses masyarakat dalam berwakaf secara produktif di bursa saham sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia.
Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi investor yang ingin mengalokasikan aset sahamnya guna keperluan sosial dan umat. Melalui struktur wakaf saham, imbal hasil atau aset yang diwakafkan akan dikelola secara profesional untuk mendukung berbagai program kemandirian serta kemaslahatan di bawah pengelolaan Istiqlal Global Fund.
Inisiatif ini menandai babak baru bagi lembaga keagamaan dalam memanfaatkan ekosistem keuangan modern. Kehadiran instrumen wakaf di pasar modal diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus memberikan alternatif investasi yang memiliki dampak sosial nyata bagi masyarakat luas.
Hingga saat ini, program Wakaf Saham Istiqlal menjadi instrumen penting dalam memperkuat struktur pendanaan masjid yang bersumber dari partisipasi publik secara digital dan terintegrasi. Informasi mengenai peluncuran ini dirilis secara resmi oleh laman CNBC Indonesia pada tanggal 12 Agustus 2026.
