Baca Live
TRANSAKSI BATU BARA

Low Tuck Kwong Alihkan 10 Miliar Saham BYAN ke Haji Isam di Tengah Dividen Jumbo

Low Tuck Kwong merencanakan pengalihan 10 miliar lembar saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kepada Haji Isam, memicu spekulasi pasar mengingat rekam jejak dividen besar perusahaan.

JAKARTA — Pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Low Tuck Kwong, berencana melakukan pengalihan kepemilikan saham sebanyak 10 miliar lembar kepada pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau yang dikenal sebagai Haji Isam. Informasi mengenai langkah strategis di sektor pertambangan ini dilaporkan oleh CNBC Indonesia pada Senin, 21 September 2026.

Keputusan pelepasan porsi kepemilikan saham dalam jumlah besar tersebut menjadi perhatian serius bagi pelaku pasar modal di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh posisi BYAN yang selama ini dikenal sebagai salah satu emiten batubara dengan pembagian dividen dalam jumlah sangat besar kepada para pemegang sahamnya secara rutin.

Hingga saat ini, detail mengenai mekanisme pengalihan dan nilai valuasi per lembar saham yang disepakati antara Low Tuck Kwong dan pihak Haji Isam belum dijabarkan secara rinci ke publik. Pasar terus mencermati dampak dari perpindahan kepemilikan ini terhadap struktur pengendalian perusahaan di masa depan.

Pergerakan saham BYAN di bursa diperkirakan akan tetap fluktuatif seiring dengan spekulasi mengenai motif di balik transaksi jumbo ini. Transaksi pengalihan kepemilikan tersebut menandai pergeseran signifikan dalam peta kekuatan industri energi nasional, sebagaimana dihimpun dari laporan CNBC Indonesia pada September 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?