Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun, Kinerja Pegadaian Jadi Motor Pertumbuhan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mencetak laba bersih Rp31,2 triliun pada semester I-2026, didorong pertumbuhan kredit sebesar 16,2 persen dan kontribusi signifikan dari Pegadaian.
JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp31,2 triliun sepanjang semester I-2026, dengan pertumbuhan mencapai 17,5 persen secara tahunan sebagaimana dilaporkan CNBC Indonesia pada Rabu (2/9/2026).
Pencapaian laba tersebut didorong oleh penyaluran kredit yang tumbuh pesat sebesar 16,2 persen. Selain ekspansi kredit, emiten perbankan plat merah ini juga menunjukkan perbaikan signifikan pada kualitas aset segmen mikro yang ditandai dengan penurunan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL).
Sektor anak usaha menjadi salah satu mesin utama pendapatan perusahaan pada periode ini. PT Pegadaian tercatat memberikan kontribusi besar terhadap perolehan laba konsolidasi grup dengan menyumbang lebih dari 20 persen dari total laba bersih BRI.
Melihat performa yang melampaui ekspektasi ini, para analis menilai target kinerja tahunan bank spesialis UMKM tersebut berpotensi untuk direvisi ke atas. Pertumbuhan aset dan profitabilitas yang terjaga di tengah pemulihan ekonomi menjadi basis optimisme pasar terhadap saham BBRI menurut pemberitaan CNBC Indonesia tanggal 2 September 2026.
