Baca Live
PASAR MODAL

Saham GULA Meroket 226 Persen, Berikut Rekomendasi BBRI hingga AMMN

PT Aman Agrindo Tbk (GULA) mencatatkan kenaikan saham 226 persen seiring pembalikan kinerja keuangan, di tengah rekomendasi saham BBRI dan AMMN saat aksi jual asing.

JAKARTA — Emiten gula PT Aman Agrindo Tbk (GULA) mencatatkan lonjakan harga saham sebesar 226 persen setelah berhasil membalikkan kondisi rugi menjadi laba melalui peningkatan penjualan yang signifikan mencapai Rp144,3 miliar berdasarkan laporan CNBC Indonesia pada Senin, 3 Agustus 2026. Performa positif ini terjadi di tengah dinamika pasar modal yang diwarnai oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing pada sejumlah saham komoditas utama.

Kenaikan tajam saham GULA didorong oleh strategi akuisisi dan efisiensi operasional yang membuat perusahaan mampu mencatatkan pertumbuhan fundamental yang kuat. Keberhasilan PT Aman Agrindo Tbk memulihkan posisi keuangannya menarik perhatian pelaku pasar, meskipun kondisi makroekonomi pasar saham secara umum masih menghadapi tekanan jual dari investor luar negeri di beberapa sektor tertentu.

Di tengah volatilitas tersebut, analis memberikan rekomendasi untuk beberapa saham unggulan (blue chip) dan emiten potensial lainnya. Daftar rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini mencakup PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Astra International Tbk (ASII), PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK), dan PT Sumber Global Energy Tbk (SGER). Rekomendasi ini muncul sebagai panduan bagi investor dalam memilah aset di tengah fluktuasi indeks.

Sementara itu, data perdagangan pekan lalu menunjukkan investor asing mencatatkan nilai beli bersih (net buy) total sebesar Rp7,10 triliun, namun tetap melakukan pelepasan aset pada sektor komoditas. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) tercatat memimpin daftar net foreign sell, yang menunjukkan adanya tekanan jual pada saham-saham berbasis komoditas tertentu meskipun indeks secara keseluruhan masih disokong oleh aliran modal masuk di sektor lain.

Secara keseluruhan, pasar saham Indonesia menunjukkan pergerakan yang variatif antara keberhasilan emiten spesifik seperti GULA dan penyesuaian portofolio asing pada saham-saham berkapitalisasi besar. Informasi ini disarikan dari laporan pasar CNBC Indonesia yang dipublikasikan pada 3 Agustus 2026 sebagai referensi bagi para pelaku bisnis dan mahasiswa dalam memantau perkembangan ekonomi terkini.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?