Investor Asing Catat Net Buy Rp7,1 Triliun, IHSG Menguat di Awal Agustus
Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp7,1 triliun di pasar saham Indonesia dalam sepekan terakhir, mendorong penguatan IHSG sebesar 0,64 persen.
JAKARTA — Investor asing mencatatkan aksi beli bersih atau net buy senilai Rp7,1 triliun di pasar saham Indonesia pada pekan terakhir Juli hingga awal Agustus 2026, yang memicu penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,64 persen berdasarkan laporan CNBC Indonesia pada Senin, 3 Agustus 2026.
Meskipun terdapat aliran modal masuk yang signifikan dari pemodal internasional, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia dilaporkan mengalami perlambatan volume. Tren masuknya dana asing ini menjadi perhatian pelaku pasar sebagai indikasi awal kembalinya kepercayaan investor global terhadap stabilitas ekonomi domestik menjelang periode akhir tahun.
Penguatan IHSG yang mencapai angka 0,64 persen tersebut menunjukkan performa positif di tengah fluktuasi pasar global, dengan sektor-sektor blue chip disinyalir menjadi sasaran utama akumulasi dana asing. Namun, volume transaksi yang melambat mengisyaratkan adanya sikap hati-hati dari sebagian pelaku pasar modal lainnya dalam merespons dinamika ini.
Pencapaian net buy sebesar Rp7,1 triliun dalam satu pekan ini menjadi salah satu rekor aliran modal masuk mingguan tertinggi di tahun 2026. Analis melihat fenomena ini sebagai sinyal potensial bagi pergerakan indeks ke depan, meski keberlanjutan tren tersebut masih bergantung pada rilis data ekonomi nasional dan sentimen global di bulan-bulan mendatang.
Kondisi pasar saat ini merefleksikan posisi IHSG yang berupaya menjaga momentum bullish setelah periode tekanan volatilitas. Laporan dari CNBC Indonesia pada 3 Agustus 2026 menegaskan bahwa kembalinya investor asing secara masif ini menjadi faktor kunci yang menopang ketahanan bursa saham lokal dari pelemahan lebih lanjut.
