Investor Asing Borong Saham RI Rp1 Triliun, BBRI Jadi Primadona di Tengah Penguatan IHSG
Investor asing melakukan aksi beli bersih senilai hampir Rp1 triliun pada perdagangan sesi pertama, menempatkan saham BBRI sebagai target utama di tengah penguatan IHSG.
JAKARTA — Investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai hampir Rp1 triliun pada perdagangan sesi pertama yang mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,60 persen menurut laporan CNBC Indonesia pada Selasa (1/9/2026). Pergerakan positif di pasar modal ini didominasi oleh minat tinggi pada sektor perbankan dan energi.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI muncul sebagai instrumen yang paling banyak diburu oleh pemodal internasional. Masuknya aliran modal asing ke saham perbankan plat merah tersebut menjadi penopang utama kenaikan indeks di tengah sentimen pasar yang cenderung optimis. Sektor energi juga memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga momentum penguatan pada paruh pertama hari perdagangan.
Aksi beli masif ini mencerminkan kepercayaan investor global terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia di tengah fluktuasi pasar kawasan. Meskipun terdapat tekanan eksternal, performa emiten-emiten besar di bursa domestik tetap mampu menarik likuiditas asing dalam jumlah besar. Berdasarkan data perdagangan yang dirilis oleh CNBC Indonesia pada 1 September 2026, akumulasi beli ini terjadi secara konsisten sejak pembukaan pasar.
