Baca Live
PASAR MODAL

Investor Asing Borong BMRI Rp 208 Miliar di Tengah Rotasi Sektor Tambang

Investor asing melakukan rotasi aset besar-besaran di pasar saham Indonesia dengan mengalihkan dana dari sektor pertambangan ke perbankan, tercermin dari aksi beli bersih pada saham BMRI.

JAKARTA — Investor asing terpantau melakukan aksi beli bersih (net buy) pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) senilai Rp 208 miliar di tengah pergeseran sentimen pasar dari sektor komoditas ke perbankan. Mengutip laporan CNBC Indonesia pada Jumat (18/09/2026), fenomena ini menandai adanya rotasi modal yang signifikan di Bursa Efek Indonesia.

Aksi borong saham perbankan plat merah ini terjadi bersamaan dengan melemahnya minat investor pada emiten di sektor pertambangan. Saham-saham tambang yang sebelumnya menjadi primadona kini mulai tertekan seiring dengan langkah pemodal internasional yang mengamankan posisi pada aset yang dinilai lebih stabil dan berpotensi memberikan imbal hasil menarik di sektor finansial.

Bank Mandiri menjadi tujuan utama aliran dana masuk tersebut, memperkuat posisinya sebagai salah satu penggerak utama indeks harga saham gabungan. Analisis pergerakan pasar menunjukkan bahwa dana yang keluar dari sektor energi dan mineral langsung disalurkan untuk mempertebal kepemilikan di saham-saham perbankan kelas atas (big caps).

Berdasarkan data perdagangan, transaksi terhadap BMRI menunjukkan kepercayaan pasar yang tinggi terhadap kinerja fundamental perbankan nasional. Sektor perbankan sering kali dianggap sebagai pilihan aman (safe haven) saat harga komoditas global mengalami fluktuasi yang tidak menentu yang memicu aksi jual di sektor terkait.

Meskipun terjadi tekanan pada sektor tambang, rotasi ini memberikan dukungan likuiditas bagi pasar modal dalam negeri. Fenomena perpindahan dana ini menjadi sinyal strategis bagi pelaku pasar lokal untuk mencermati arah kebijakan investasi asing di masa mendatang, sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia pada 18 September 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?