IHSG Tembus 6.600 Awal September: Asing Borong Saham RI Rp2 Triliun
IHSG menguat 1,14 persen ke level 6.600 pada 1 September 2026 didorong aksi beli bersih investor asing senilai Rp2,03 triliun, terutama di sektor perbankan.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan September 2026 dengan penguatan signifikan sebesar 1,14 persen hingga menyentuh level 6.600 pada penutupan Selasa (1/9), didorong oleh aksi beli bersih investor asing yang mencapai Rp2,03 triliun menurut data CNN Indonesia dan CNBC Indonesia.
Pergerakan indeks sepanjang hari ini didominasi oleh tren positif dengan catatan 407 saham berakhir di zona hijau. Sementara itu, 215 saham mengalami koreksi dan 169 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan di akhir perdagangan.
Sektor perbankan menjadi motor utama penguatan indeks seiring dengan serbuan pemodal internasional ke pasar modal dalam negeri. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi target utama pembelian investor asing hingga mencatatkan angka net buy harian yang menembus Rp2 triliun.
Selain sektor finansial, kenaikan IHSG pada awal bulan ini juga ditopang oleh performa positif dari saham-saham di sektor komoditas. Melambungnya indeks ke angka 6.599 hingga 6.600 ini mencerminkan tingginya kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi nasional di kuartal ketiga tahun ini.
Secara akumulatif, penguatan indeks mencapai 1,14 persen dalam satu hari perdagangan. Kinerja ini didukung oleh volume transaksi yang kuat dari partisipasi asing, sebagaimana dilaporkan secara resmi oleh CNN Indonesia dan CNBC Indonesia pada 1 September 2026.
