IHSG Sesi I Turun 0,27 Persen ke Level 6.423, Saham BYAN Jadi Pemberat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi I perdagangan dengan koreksi 0,27 persen ke level 6.423,51 akibat tekanan dari sektor energi dan keuangan.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan sebesar 0,27 persen ke level 6.423,51 pada penutupan sesi I perdagangan hari Senin, 21 September 2026, berdasarkan data laporan CNBC Indonesia. Penurunan ini dipicu oleh koreksi yang terjadi pada sejumlah sektor kunci di bursa domestik.
Sektor energi dan keuangan menjadi kontributor utama yang menekan pergerakan indeks sepanjang paruh pertama perdagangan. Secara spesifik, saham emiten pertambangan batu bara, PT Bayan Resources Tbk (BYAN), tercatat menjadi beban signifikan bagi pergerakan IHSG pada sesi kali ini.
Hingga jeda siang, pergerakan indeks masih berada di zona merah dengan volatilitas yang dipengaruhi oleh kinerja saham-saham berkapitalisasi besar di sektor terkait. Pelaku pasar mencermati sentimen negatif yang membayangi emiten sektor energi di tengah dinamika harga komoditas global.
Pelemahan ini memposisikan IHSG di bawah level penutupan hari sebelumnya, dengan fokus utama pada pemulihan sektor keuangan yang juga mengalami kontraksi. Informasi pergerakan pasar ini dihimpun dari data perdagangan bursa melalui laporan CNBC Indonesia pada tanggal 21 September 2026.
