Baca Live
BURSA SAHAM

IHSG Parkir di Zona Merah 6.436, Asing Obral Saham Bank dan Borong BRMS

IHSG melemah 0,38 persen ke level 6.436,85 pada penutupan perdagangan akibat aksi jual investor asing pada saham perbankan, meski saham BRMS terpantau tetap diborong.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat mengalami pelemahan sebesar 0,38 persen ke level 6.436,85 pada penutupan perdagangan yang dipicu oleh aksi jual bersih investor asing, berdasarkan laporan bursa per 16 September 2026. Laporan dari CNBC Indonesia dan Detikcom menunjukkan adanya pergeseran minat investor dari sektor perbankan menuju sektor pertambangan di tengah volatilitas pasar.

Investor asing terpantau melakukan aksi jual (net sell) secara masif pada saham-saham perbankan besar, yang memberikan tekanan signifikan terhadap pergerakan indeks. Meski IHSG bergerak di zona merah, investor mancanegara justru melakukan aksi beli bersih (net buy) pada sektor pertambangan. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menjadi pemimpin perolehan modal asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp88,5 miliar.

Kenaikan minat pada saham BRMS ini terjadi seiring dengan langkah perusahaan yang melanjutkan proyek tambang emas di wilayah Poboya. Sektor korporasi lainnya juga menunjukkan aktivitas ekspansi, seperti PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) yang mulai merambah pasar Filipina, serta PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang tengah menyiapkan rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan total anggaran mencapai Rp500 miliar.

Secara keseluruhan, pelemahan IHSG ke posisi 6.436,85 pada pertengahan September ini menandakan adanya penyesuaian portofolio besar oleh investor global terhadap saham-saham blue chip perbankan di Indonesia. Data pergerakan pasar ini dihimpun dari laporan resmi CNBC Indonesia dan Detikcom pada 17 September 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?