IHSG Melejit ke Level 6.500, Asing Catat Aksi Jual Bersih Rp262,11 Miliar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level 6.500 meski investor asing mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp262,11 miliar di tengah penguatan pasar.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke posisi 6.538 pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026, setelah sebelumnya berhasil ditutup naik 1,81 persen ke level 6.521,75 menurut laporan Finance Detik dan CNBC Indonesia. Penguatan signifikan ini didorong oleh 578 saham yang bergerak di zona hijau, menandakan optimisme pasar menjelang akhir pekan.
Meskipun indeks mengalami kenaikan tajam, data perdagangan menunjukkan adanya anomali dari sisi investor luar negeri. Investor asing justru mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp262,11 miliar. Aksi lepas saham ini terjadi secara masif pada 10 emiten tertentu di saat mayoritas harga saham di bursa sedang mengalami pemulihan atau rebound.
Di sisi kinerja emiten, beberapa perusahaan melaporkan pertumbuhan positif pada semester pertama tahun 2026. Emiten RANS berhasil membukukan laba sebesar Rp23,76 miliar, sementara CBUT mencatatkan lonjakan laba hingga 302 persen. Selain itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga secara resmi memperkenalkan IDX Green Equity Designation sebagai bagian dari pengembangan instrumen investasi berbasis lingkungan.
Sentimen pasar saat ini dipengaruhi oleh kombinasi rilis laporan keuangan dan inisiatif baru dari otoritas bursa. Melansir laporan CNBC Indonesia pada 28 Agustus 2026, pergerakan IHSG yang kembali ke level psikologis 6.500 menjadi perhatian utama pelaku pasar, meski dibayangi oleh keluarnya dana asing dari sejumlah saham unggulan.
