IHSG Melonjak 1,03 Persen, Investor Asing Borong Saham Perbankan Kakap
IHSG mencatat penguatan signifikan 1,03 persen pada sesi pertama 3 September 2026 didorong aksi beli bersih investor asing senilai Rp554,48 miliar pada saham perbankan.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami lonjakan sebesar 1,03 persen pada perdagangan sesi I tanggal 3 September 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh aksi beli bersih investor asing yang menyasar saham-saham berkapitalisasi pasar besar atau blue chip di sektor perbankan menurut laporan CNBC Indonesia pada Kamis (3/9/2026).
Data perdagangan menunjukkan bahwa investor asing mencatatkan akumulasi beli bersih (net buy) mencapai Rp554,48 miliar. Fokus utama aliran modal masuk tersebut terpusat pada saham-saham perbankan kakap, dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi instrumen yang paling banyak diburu oleh para pelaku pasar mancanegara.
Kenaikan signifikan pada IHSG ini mencerminkan optimisme investor terhadap fundamental ekonomi dan kinerja emiten berkapitalisasi besar. Penguatan didominasi oleh pergerakan saham big caps yang memberikan beban bobot besar terhadap indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia.
Selain sektor perbankan, beberapa saham unggulan lainnya juga mendapatkan dampak positif dari aliran dana masuk investor internasional. Kondisi ini menempatkan IHSG pada posisi yang kuat di pertengahan hari perdagangan di tengah dinamika pasar modal domestik yang atraktif.
Berdasarkan pantauan data dari CNBC Indonesia per 3 September 2026 pukul 14:40 WIB, IHSG berhasil mempertahankan tren positifnya berkat sokongan likuiditas asing yang masif di pasar reguler.
