IHSG Melesat 10,51 Persen di Juli 2026, OJK Sebut Pasar Modal RI Bangkit
IHSG tercatat menguat tajam sebesar 10,51 persen pada Juli 2026, menandai pemulihan pasar modal Indonesia setelah fase konsolidasi pada kuartal sebelumnya menurut laporan resmi OJK.
JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan signifikan sebesar 10,51 persen sepanjang Juli 2026, yang menandai momentum kebangkitan pasar modal domestik setelah sempat tertekan pada periode sebelumnya. Data pertumbuhan ini menjadi sinyal positif pemulihan ekonomi nasional pada awal kuartal ketiga tahun ini berdasarkan laporan CNBC Indonesia, Senin (3/8/2026).
OJK mencatat bahwa sebelum mencapai pertumbuhan dua digit di bulan Juli, pasar modal Indonesia sempat melewati fase konsolidasi yang cukup dinamis pada kuartal kedua 2026. Pergerakan positif ini menunjukkan daya tahan industri keuangan dalam menghadapi tekanan pasar global maupun domestik yang terjadi pada paruh pertama tahun tersebut.
Memasuki kuartal ketiga 2026, kepercayaan investor terhadap pasar saham tanah air menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Penguatan indeks ini mencerminkan kondisi fundamental emiten yang dinilai masih solid oleh para pelaku pasar di tengah perubahan kondisi makroekonomi.
Otoritas Jasa Keuangan menekankan bahwa capaian di bulan Juli merupakan indikator bahwa pasar modal RI mulai pulih secara komprehensif. Laporan dari CNBC Indonesia pada 3 Agustus 2026 menegaskan bahwa kinerja IHSG di awal semester kedua ini memberikan harapan bagi stabilitas investasi hingga akhir tahun.
