IHSG Melemah 0,35 Persen, BEI Jamin Independensi meski Saham Dicaplok Danantara
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan di tengah rencana akuisisi 40 persen saham Bursa Efek Indonesia oleh lembaga Danantara.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tren penurunan sebesar 0,35 persen pada penutupan sesi I akibat tekanan di sektor keuangan dan kesehatan, sementara PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan klarifikasi terkait rencana akuisisi saham oleh Danantara sebagaimana dilaporkan CNBC Indonesia dan Detikcom pada Jumat, 18 September 2026.
Pergerakan pasar modal domestik berbalik arah ke zona merah dengan saham-saham perbankan menjadi pemberat utama indeks. Sektor keuangan mengalami koreksi signifikan yang berdampak langsung pada laju IHSG, bersamaan dengan penurunan yang terjadi di sektor kesehatan pada periode perdagangan yang sama.
Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, isu restrukturisasi kepemilikan bursa menjadi sorotan setelah muncul rencana lembaga negara Danantara untuk mengambil alih 40 persen saham BEI. Menanggapi hal tersebut, pihak otoritas bursa memastikan bahwa perubahan komposisi pemegang saham tidak akan mengganggu fungsi pengawasan dan regulasi pasar modal.
Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, menegaskan bahwa operasional bursa akan tetap berjalan secara mandiri terlepas dari kehadiran Danantara sebagai pemegang saham baru. Iding Pardi menyatakan [QUOTE_VERBATIM speaker="Iding Pardi, Direktur Pengembangan BEI"]"independensi bursa meski sebagian sahamnya digenggam lembaga negara."[/QUOTE_VERBATIM]
Ketahanan sistem regulasi di Bursa Efek Indonesia diharapkan tetap terjaga guna memberikan kepastian bagi para investor di tengah sentimen negatif yang menyeret sektor perbankan. Hingga saat ini, proses transisi kepemilikan saham kepada Danantara masih terus menjadi perhatian pelaku pasar dalam memantau stabilitas IHSG ke depan.
Laporan mengenai dinamika pasar modal ini dirangkum dari informasi resmi yang dipublikasikan oleh CNBC Indonesia dan Detikcom pada 18 September 2026.
