IHSG Melemah ke Level 6.365 di Awal Pekan, Dua Saham Jadi Beban Utama
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan dengan ditutup melemah 0,69 persen ke posisi 6.365,37 pada Senin (10/8/2026).
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau berakhir di zona merah dengan penutupan di level 6.365,37 pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. Berdasarkan laporan dari CNBC Indonesia, pergerakan indeks mengalami penurunan sebesar 0,69 persen dibandingkan penutupan sebelumnya, meskipun sempat dibuka pada zona positif di awal sesi.
Data dari CNN Indonesia menunjukkan bahwa koreksi yang terjadi pada awal pekan ini menyeret indeks kembali ke kisaran 6.300-an. Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi faktor penekan utama yang menyebabkan indeks gagal mempertahankan penguatan tipisnya di pembukaan pagi hari.
Detikcom melaporkan bahwa meskipun sempat menunjukkan tren menghijau pada pembukaan perdagangan, IHSG kemudian berbalik arah dan terus tertekan hingga sore hari. Penurunan ini membuat laju pasar modal domestik tertahan di tengah sentimen negatif yang membayangi dua saham tertentu yang menjadi beban indeks hari ini.
Kondisi pasar yang ditutup di level 6.365 ini mencerminkan fluktuasi indeks yang signifikan sepanjang jam perdagangan Senin (10/8/2026). Penutupan di zona merah tersebut dikonfirmasi oleh berbagai sumber berita ekonomi nasional sebagai tren awal pekan yang cukup lesu bagi investor di Bursa Efek Indonesia.
