IHSG Ditutup Melemah ke 6.441, Investor Asing Lepas Saham Rp1,8 Triliun
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan di zona merah dengan catatan jual bersih investor asing mencapai Rp1,84 triliun pada penutupan pekan lalu.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pelemahan sebesar 0,33 persen ke level 6.441,16 pada penutupan perdagangan Jumat (18/9/2026) di tengah aksi jual masif oleh investor mancanegara. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia pada Senin (21/9/2026), aktivitas pasar menunjukkan tekanan volatilitas yang cukup tinggi dengan akumulasi modal keluar yang signifikan.
Data perdagangan menunjukkan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp1,84 triliun di seluruh pasar. Kondisi ini menempatkan indeks domestik dalam posisi rentan setelah sepanjang pekan lalu arus modal keluar mendominasi perdagangan di Bursa Efek Indonesia.
Meskipun kondisi pasar sedang mengalami kontraksi, sejumlah saham tetap masuk dalam radar pengamatan para analis. Beberapa emiten yang diproyeksikan memiliki potensi menarik di tengah fluktuasi ini meliputi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).
Penurunan ini terjadi secara merata di berbagai sektor, di mana sepuluh saham utama menjadi sasaran utama pelepasan aset oleh investor luar negeri sepanjang periode tersebut. Mengutip data CNBC Indonesia, sentimen volatilitas pasar ini diprediksi masih akan berlanjut pada awal pekan perdagangan berikutnya.
