Baca Live
PASAR MODAL

IHSG Melemah ke Zona Merah, Investor Asing Lepas Saham Bank dan Borong Sektor Tambang

IHSG tercatat melemah 0,38 persen pada 16 September 2026 akibat aksi jual investor asing di sektor perbankan, meski emiten tambang tetap menjadi incaran koleksi.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada posisi zona merah setelah terkoreksi sebesar 0,38 persen pada penutupan perdagangan 16 September 2026. Penurunan performa indeks ini dipicu oleh aksi jual masif oleh investor asing, terutama yang menyasar saham-saham perbankan berkapitalisasi besar, sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia.

Meskipun indeks secara keseluruhan tertekan, aliran modal asing masih terpantau masuk ke sektor pertambangan. Investor luar negeri tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) pada sejumlah emiten komoditas. Pergerakan ini menunjukkan adanya peralihan minat aset di tengah fluktuasi pasar modal domestik yang sedang berlangsung pada periode tersebut.

Data dari sumber yang sama merinci bahwa PT Bumi Resources Minerals (BRMS) menjadi emiten yang paling banyak diborong oleh investor asing. Perusahaan tambang mineral ini memimpin perolehan beli bersih dengan nilai mencapai Rp88,5 miliar. Kondisi ini berbanding terbalik dengan sektor perbankan yang justru mengalami tekanan jual paling signifikan dari pihak asing.

Secara keseluruhan, pelemahan IHSG ke zona merah pada Rabu (16/9/2026) mengakhiri tren positif sebelumnya. Penurunan sebesar 0,38 persen tersebut mencerminkan sikap hati-hati pasar terhadap saham perbankan, sementara sektor energi dan mineral tetap menjadi pilihan diversifikasi bagi para pengelola dana luar negeri menurut laporan CNBC Indonesia pada 17 September 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?