Baca Live
BURSA SAHAM

IHSG Melemah ke Zona Merah Saat Bursa Asia Menguat, Saham Bank Dijual Asing

IHSG berbalik ke zona merah dengan pelemahan 0,38 persen akibat aksi jual investor asing pada saham perbankan besar, meskipun bursa Asia terpantau menguat.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,38 persen ke zona merah setelah sempat dibuka menguat pada perdagangan September 2026, dipicu oleh aksi jual bersih investor asing pada saham-saham perbankan besar menurut laporan CNBC Indonesia dan Detikcom pada 17 September 2026.

Pada pembukaan perdagangan Kamis pagi pukul 09.17 WIB, IHSG sebenarnya sempat menunjukkan tren positif dengan menguat hingga mencapai level 6.490. Laporan Detikcom menyebutkan bahwa indeks mengawali hari di zona hijau dan bertahan di kisaran level 6.400 sebelum tekanan jual mulai mendominasi pasar domestik.

Kondisi pasar modal Indonesia ini berbanding terbalik dengan tren di kawasan Asia-Pasifik. Berdasarkan data CNBC Indonesia, mayoritas bursa saham Asia justru kompak menguat setelah adanya keputusan terbaru dari bank sentral Amerika Serikat atau The Fed yang menaikkan suku bunga acuan.

Pelemahan IHSG secara spesifik didorong oleh langkah investor asing yang ramai-ramai melepas kepemilikan saham mereka pada sektor perbankan raksasa. Aksi ambil untung atau profit taking ini membuat indeks tidak mampu mempertahankan posisinya di zona hijau meskipun sentimen regional sedang positif.

Secara akumulatif, penurunan sebesar 0,38 persen ini telah terjadi sejak penutupan perdagangan 16 September 2026 dan berlanjut ke sesi berikutnya. Fenomena ini menunjukkan adanya divergensi antara arus modal asing di Indonesia dengan pergerakan umum bursa di wilayah Asia lainnya.

Data pergerakan indeks dan sentimen pasar ini dihimpun dari laporan CNBC Indonesia serta Detikcom yang dipublikasikan pada Kamis, 17 September 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?