Baca Live
PASAR MODAL

IHSG Ditutup Melemah ke 5.032, Investor Asing Borong Saham GOTO dan BUMI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 1,29 persen ke level 5.032,44 pada perdagangan terbaru, di tengah aksi beli bersih investor asing senilai Rp253,09 miliar.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah dengan koreksi sebesar 1,29 persen ke level 5.032,44 pada penutupan perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026, sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia. Meski indeks secara keseluruhan mengalami pelemahan, investor asing tercatat masih melakukan aksi beli bersih (net buy) di pasar reguler dengan total nilai mencapai Rp253,09 miliar.

Pergerakan pasar menunjukkan dinamika yang kontradiktif antara penurunan indeks dan minat investor luar negeri terhadap sejumlah emiten tertentu. Di tengah tren koreksi ini, aliran modal asing terkonsentrasi pada beberapa saham unggulan, termasuk di sektor teknologi dan komoditas energi. Hal ini mencerminkan adanya strategi akumulasi aset oleh pemodal internasional meski sentimen pasar domestik sedang tertekan.

Dua emiten yang menjadi fokus utama aksi beli asing kali ini adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Keduanya masuk dalam daftar 10 saham teratas yang paling banyak dikoleksi oleh investor luar negeri. Minat tinggi terhadap GOTO menunjukkan kepercayaan pada sektor ekonomi digital, sementara ketertarikan pada BUMI mengindikasikan prospek di sektor sumber daya alam tetap menarik bagi pemilik modal global.

Berdasarkan data publikasi CNBC Indonesia pada 30 Oktober 2026, pelemahan IHSG ke kisaran 5.032 ini tidak menghentikan arus masuk dana asing ke bursa domestik. Penutupan pasar hari ini menjadi catatan penting bagi pelaku industri keuangan dalam memantau arah pergerakan pasar saham Indonesia di kuartal akhir tahun 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?