Baca Live
BURSA DAN VALAS

IHSG Tetap Kokoh di Level 6.400 Meski Suku Bunga The Fed Naik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat tetap menguat pada level 6.400 meskipun bank sentral Amerika Serikat atau The Fed baru saja menaikkan suku bunga acuan.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren penguatan dan tetap bertahan di level 6.400 menyusul pengumuman kenaikan suku bunga acuan atau Fed-Rate sebesar 25 bps oleh bank sentral Amerika Serikat, The Fed, sebagaimana dilaporkan oleh Finance Detik pada Kamis (17/9/2026).

Pergerakan indeks domestik terpantau masih berada dalam zona hijau meskipun terdapat tekanan dari kebijakan moneter ketat di tingkat global. Kondisi ini mencerminkan dampak dari kenaikan bunga The Fed yang cenderung terbatas terhadap volatilitas pasar modal Indonesia pada periode perdagangan tersebut.

Para pelaku pasar merespons kebijakan The Fed secara terukur, di mana penguatan IHSG di level 6.400 mengindikasikan ketahanan fundamental pasar saham dalam negeri. Hal ini juga menunjukkan bahwa sentimen kenaikan suku bunga global telah diantisipasi sebelumnya oleh investor di lantai bursa.

Hingga Kamis siang, IHSG terus berupaya mempertahankan momentum pertumbuhannya di tengah penyesuaian bunga internasional. Penjelasan lebih lanjut mengenai performa indeks ini telah dipublikasikan melalui kanal berita Finance Detik pada tanggal 17 September 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?