Baca Live
BURSA SAHAM

IHSG Melemah 1,88 Persen, Simak Kinerja AMMN hingga DCII di Tengah Sentimen Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan sebesar 1,88 persen seiring aksi jual bersih investor asing, sementara emiten AMMN hingga DCII mencatatkan perkembangan bisnis terbaru.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan sebesar 1,88 persen di tengah tekanan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing pada perdagangan Senin, 27 Juli 2026. Laporan dari Detikcom menyebutkan bahwa pergerakan indeks yang melemah ini terjadi bersamaan dengan rilis kinerja dan rencana strategis sejumlah emiten besar di Bursa Efek Indonesia.

Di tengah kondisi pasar yang dinamis, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melaporkan perkembangan signifikan dengan menyelesaikan proyek pembangunan smelter di Sumbawa. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam upaya hilirisasi komoditas tambang di dalam negeri.

Sektor kesehatan juga memberikan kabar terbaru melalui PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) yang resmi mendirikan perusahaan patungan atau joint venture di bidang biofarmasi. Inisiatif strategis ini dilakukan untuk memperkuat lini bisnis perusahaan dalam pengembangan produk kesehatan berbasis bioteknologi di pasar domestik.

Sementara itu, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang bergerak di sektor infrastruktur data senter berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp1,78 triliun. Pencapaian ini mencerminkan permintaan yang terjaga terhadap kebutuhan penyimpanan data digital di Indonesia meskipun kondisi pasar saham sedang mengalami koreksi.

Penurunan IHSG sebesar 1,88 persen ini dipengaruhi oleh aliran modal keluar dari pasar reguler, namun perkembangan fundamental dari emiten seperti AMMN, TSPC, dan DCII menjadi aspek penting yang dipantau pelaku pasar. Informasi ini bersumber dari laporan ekonomi Detikcom pada tanggal 27 Juli 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?