Baca Live
PASAR MODAL

IHSG Turun Lima Hari Beruntun, Investor Asing Catat Net Sell Rp 349 Miliar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan selama lima hari berturut-turut dengan koreksi 0,76 persen di tengah aksi jual bersih investor asing senilai Rp 349,3 miliar.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan selama lima hari perdagangan berturut-turut setelah ditutup melemah sebesar 0,76 persen akibat tekanan jual dari investor asing yang mencapai Rp 349,3 miliar menurut laporan CNBC Indonesia pada Rabu (16/09/2026).

Pelemahan ini menempatkan indeks domestik tetap berada di zona merah seiring dengan langkah pemodal internasional yang terus melepas kepemilikan aset mereka di pasar modal Indonesia. Kondisi tersebut mencerminkan sentimen negatif yang membayangi pergerakan harga saham dalam sepekan terakhir.

Meskipun terjadi aksi jual massal secara keseluruhan, sektor pertambangan masih menunjukkan daya tarik bagi para pelaku pasar. Berdasarkan data operasional bursa, saham-saham seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terpantau tetap menjadi incaran beli oleh investor asing di tengah tren penurunan indeks.

Hingga saat ini, pelaku pasar masih mencermati volatilitas indeks yang dipicu oleh akumulasi penjualan bersih tersebut. Laporan CNBC Indonesia edisi 16 September 2026 menegaskan bahwa tekanan pada IHSG terjadi secara simultan dengan keluarnya aliran modal asing dari pasar saham tanah air.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?