Baca Live
PASAR MODAL

IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.436 Saat Minat IPO Emiten Mengalami Penurunan

IHSG ditutup memerah di level 6.436 pada Rabu (16/9) sore setelah 439 saham mengalami penurunan harga. Di saat yang sama, OJK melaporkan penurunan jumlah calon emiten IPO.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan dengan ditutup pada level 6.436 pada perdagangan Rabu (16/9) sore setelah sebanyak 439 saham tercatat mengalami penurunan harga, berdasarkan data dari CNN Indonesia. Penurunan tajam ini terjadi di tengah kondisi pasar yang dipenuhi tekanan jual sehingga indeks gagal mempertahankan posisi di zona hijau hingga penutupan pasar.

Kondisi lesunya pasar modal tidak hanya tercermin dari pergerakan indeks, tetapi juga dari sisi penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan adanya penurunan jumlah perusahaan yang berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penurunan minat calon emiten ini disebut dipicu oleh faktor ketidakpastian geopolitik global yang masih membayangi stabilitas ekonomi.

Meskipun jumlah calon emiten menurun, OJK tetap mematok target penghimpunan dana yang cukup besar untuk tahun 2026. Menurut laporan CNBC Indonesia, target penghimpunan dana di pasar modal dipatok sebesar Rp250 triliun sepanjang tahun ini. Angka tersebut menjadi parameter keberhasilan pasar modal Indonesia di tengah tantangan makroekonomi dan ketegangan internasional yang memengaruhi keputusan korporasi untuk melakukan aksi korporasi.

Hingga Rabu (16/9) petang, pelemahan IHSG ke posisi 6.436 memperlihatkan dominasi sentimen negatif di lantai bursa yang menyebabkan mayoritas saham berakhir di zona merah. Perkembangan pasar modal ke depan akan sangat bergantung pada stabilitas politik global dan daya serap pasar terhadap target pendanaan yang telah ditetapkan oleh regulator.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?