Baca Live
PASAR MODAL

IHSG Anjlok 2,5 Persen ke Level 5.100 Akibat Aksi Jual Investor Asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kontraksi sebesar 2,5 persen hingga menyentuh level 5.100 menyusul aksi lepas saham masif oleh investor.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan sebesar 2,5 persen yang membawa indeks ke level 5.100-an pada perdagangan Kamis, 29 Oktober 2026. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, pelemahan tajam ini terjadi seiring dengan langkah investor yang terus melakukan aksi jual atau lego terhadap saham-saham di pasar modal Indonesia.

Pergerakan indeks terus tertekan sejak pembukaan perdagangan akibat sentimen negatif yang memicu pelepasan aset oleh para pelaku pasar. Data menunjukkan bahwa tekanan jual tidak hanya berasal dari pemodal domestik, tetapi juga didorong oleh aksi investor asing yang keluar dari pasar saham dalam jumlah besar.

Situasi ini mencerminkan fluktuasi yang cukup dalam bagi pasar keuangan domestik, di mana level 5.100 menjadi batas psikologis baru setelah koreksi yang terjadi sepanjang hari. Hingga berita ini dipublikasikan, arus modal keluar masih menjadi faktor utama yang membayangi kinerja bursa saham dalam negeri.

Kondisi pasar saat ini dipengaruhi oleh dinamika minat investor terhadap aset berisiko di Indonesia. Melansir informasi dari CNBC Indonesia pada 29 Oktober 2026, indeks masih berjuang untuk pulih dari tekanan jual masif yang membuat posisinya berada di zona merah dengan koreksi mencapai 2,5 persen tersebut.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?