Baca Live
PASAR MODAL

IHSG Anjlok 1,15 Persen ke Level 6.292 Dipicu Pelemahan Saham BBCA dan DSSA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam sebesar 1,15 persen ke level 6.292,28 akibat tekanan jual pada saham BBCA dan DSSA di tengah upaya investor asing melakukan aksi beli terbatas.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat mengalami penurunan tajam sebesar 1,15 persen hingga menyentuh posisi 6.292,28 pada perdagangan 10 Agustus 2026 berdasarkan data laporan CNBC Indonesia. Pelemahan signifikan ini menyebabkan indeks keluar dari zona hijau akibat tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Pergerakan negatif bursa domestik ini dipicu oleh merosotnya kinerja saham sektor perbankan dan pertambangan, khususnya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Kinerja kedua emiten tersebut menjadi pemberat utama yang menyeret indeks turun lebih dari satu persen dalam satu sesi perdagangan.

Meskipun kondisi pasar sedang mengalami kontraksi, terdapat aktivitas dari pemodal internasional yang mulai menunjukkan minat kembali. Investor asing terpantau melakukan aksi beli secara bertahap di tengah koreksi harga saham-saham unggulan tersebut, meskipun volume transaksi masuk masih dalam kategori terbatas.

Situasi ini menggambarkan dinamika pasar modal Indonesia yang masih rentan terhadap fluktuasi harga saham penggerak indeks (index movers). Laporan mengenai anjloknya IHSG akibat performa BBCA dan DSSA ini dipublikasikan secara resmi oleh CNBC Indonesia pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?