Baca Live
PASAR MODAL

IHSG Anjlok 3,49 Persen di Tengah Ancaman Penurunan Kasta MSCI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kemerosotan tajam sebesar 3,49 persen ke level 5.098,06 pada penutupan perdagangan 29 Oktober 2026 akibat kekhawatiran status pasar modal Indonesia di mata MSCI.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan drastis sebesar 3,49 persen ke posisi 5.098,06 pada perdagangan Kamis, 29 Oktober 2026, berdasarkan laporan CNBC Indonesia. Dalam periode tersebut, investor asing mencatatkan aksi jual bersih mencapai Rp1,08 triliun yang menambah tekanan pada stabilitas bursa domestik.

Situasi ini terjadi seiring dengan kekhawatiran pasar terhadap potensi kebijakan MSCI yang berpeluang menurunkan kasta pasar modal Indonesia. Penurunan ini berkaitan dengan rencana indeks global tersebut untuk mengevaluasi status bursa saham nasional menjadi Standalone Market.

Ketua Dewan Penasihat Kadin, Hashim Djojohadikusumo, memberikan peringatan serius mengenai dampak yang akan timbul jika rencana tersebut terealisasi. Berdasarkan informasi dari Detikcom, Hashim memaparkan risiko buruk yang harus dihadapi oleh ekosistem keuangan Indonesia jika pengumuman MSCI tidak berpihak pada status pasar saat ini.

[QUOTE_VERBATIM speaker="Hashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Penasihat Kadin"]"Hashim Ungkap Dampak Ngeri Pengumuman MSCI"[/QUOTE_VERBATIM]

Sentimen negatif ini menyebabkan 10 saham utama dilepas secara masif oleh investor mancanegara. Pelemahan IHSG yang signifikan ini mencerminkan tingginya volatilitas pasar dalam merespons ketidakpastian status indeks global yang selama ini menjadi acuan manajer investasi dunia dalam menempatkan modal mereka.

Hingga saat ini, pelaku pasar masih memantau perkembangan lebih lanjut mengenai keputusan final MSCI yang dinilai krusial bagi masa depan aliran modal asing di Indonesia. Informasi ini dihimpun dari laporan CNBC Indonesia dan Detikcom pada tanggal 30 Oktober 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?