Erajaya Siapkan Rp 500 Miliar untuk Buyback Saham ERAA Mulai 4 September
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengalokasikan dana maksimal Rp 500 miliar untuk melakukan pembelian kembali saham secara bertahap guna menstabilkan harga di pasar.
JAKARTA — PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengumumkan rencana aksi korporasi pembelian kembali atau buyback saham dengan alokasi dana maksimal sebesar Rp 500 miliar yang dijadwalkan berlangsung mulai 4 September 2026. Melansir laporan CNBC Indonesia pada Kamis (3/9/2026), langkah strategis ini diambil perusahaan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga saham di pasar modal.
Pelaksanaan buyback saham ini akan dilakukan secara bertahap selama periode tiga bulan, terhitung sejak 4 September hingga 4 Desember 2026. Perseroan berencana menggunakan dana internal untuk mendanai aksi tersebut tanpa mengganggu kondisi keuangan atau modal kerja yang diperlukan dalam operasional bisnis ritel gadget dan elektronik mereka.
Berdasarkan keterangan resmi, tujuan utama dari keputusan ini adalah memberikan sinyal positif kepada investor mengenai kondisi fundamental perusahaan. Melalui pengurangan jumlah saham yang beredar, perseroan berharap dapat meningkatkan nilai per saham serta menekan volatilitas harga di bursa efek.
Aksi korporasi ini mengikuti tren perusahaan terbuka di sektor ritel teknologi yang berupaya mengoptimalkan struktur permodalan saat kondisi pasar dinamis. Sebagai salah satu distributor perangkat telekomunikasi terbesar, ERAA memastikan bahwa seluruh proses pembelian kembali akan mematuhi regulasi pasar modal yang berlaku.
Informasi detail mengenai rencana ini telah disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada otoritas bursa. Kepastian jadwal dan alokasi dana Rp 500 miliar ini merujuk pada laporan yang dipublikasikan oleh CNBC Indonesia pada 3 September 2026.
