Erajaya Swasembada Siapkan Rp500 Miliar Buyback Saham di Tengah Kenaikan IHSG
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengalokasikan dana Rp500 miliar untuk aksi buyback saham saat IHSG menguat 1,09 persen yang didorong sektor perbankan dan otomotif.
JAKARTA — PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback dengan alokasi dana maksimal sebesar Rp500 miliar, sebagaimana dilaporkan oleh Detik Finance pada Jumat, 4 September 2026. Aksi korporasi ini berlangsung di tengah tren positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencatatkan kenaikan sebesar 1,09 persen.
Penguatan indeks tersebut secara signifikan didorong oleh performa saham PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Selain ERAA, emiten lain yang melakukan pergerakan strategis adalah PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) yang meningkatkan target kepemilikan porsi saham pada Laxo menjadi 90 persen.
Dalam laporan CNBC Indonesia pada tanggal yang sama, sejumlah analis memberikan rekomendasi teknikal untuk beberapa saham unggulan. Beberapa emiten yang masuk dalam daftar pantauan investor meliputi ASII, PT Aman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), hingga PT Ratu Prabu Energi Tbk (RATU).
Para pelaku pasar saat ini mencermati titik masuk (entry level) dan target harga yang ditetapkan untuk emiten-emiten tersebut guna memanfaatkan momentum kenaikan pasar. Kenaikan IHSG yang didukung oleh sektor otomotif dan perbankan memberikan sentimen positif bagi stabilitas bursa saham domestik di awal periode September 2026 ini.
