Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG dan Rencana Private Placement PPGL
Komisaris Utama SRTG Edwin Soeryadjaya menambah kepemilikan saham senilai miliaran rupiah, sementara PPGL berencana melepas 77 juta lembar saham baru.
JAKARTA — Komisaris Utama PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) Edwin Soeryadjaya kembali melakukan aksi borong 1,3 juta lembar saham perusahaan dengan harga rata-rata Rp1.785 per saham berdasarkan laporan CNBC Indonesia pada Jumat, 18 September 2026. Transaksi ini memperkuat posisi kepemilikannya sebagai salah satu pengendali utama di emiten investasi tersebut.
Aksi korporasi ini mencerminkan komitmen berkelanjutan dari pihak manajemen terhadap fundamental perusahaan. Edwin Soeryadjaya, yang menjabat sebagai Komisaris sekaligus pemegang saham pengendali, mengeksekusi pembelian ini di tengah dinamika pasar modal yang fluktuatif, dengan nilai total transaksi yang mencapai miliaran rupiah.
Sementara itu, perkembangan lain datang dari sektor logistik di mana PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) mengumumkan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Mengutip sumber yang sama, PPGL berencana menerbitkan hingga 77 juta lembar saham baru atau setara dengan 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Rencana aksi korporasi PPGL ini mengemuka di tengah status saham perusahaan yang sedang dalam penghentian sementara perdagangan atau suspensi oleh pihak bursa. Langkah private placement tersebut biasanya dilakukan emiten untuk memperkuat struktur permodalan, mendanai ekspansi bisnis, atau memenuhi kewajiban finansial tertentu sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku.
Peningkatan kepemilikan saham oleh Edwin Soeryadjaya di SRTG dan rencana strategis PPGL menjadi sorotan pelaku pasar dalam memantau arah pergerakan kedua emiten ini. Informasi mengenai aksi borong saham dan rencana private placement ini dirilis secara resmi oleh media ekonomi CNBC Indonesia pada 18 September 2026.
