Danantara Ajukan Pembelian Saham BEI di Tengah Aksi Lepas Saham Investor Asing
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengonfirmasi proses pengajuan pembelian saham Bursa Efek Indonesia di tengah dinamika transaksi investor asing di pasar modal.
JAKARTA — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengonfirmasi tengah menindaklanjuti rencana akuisisi saham Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui proses pengajuan resmi. Pengumuman ini muncul di tengah kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencatatkan penguatan tipis meski terdapat tekanan jual pada sejumlah saham unggulan oleh investor mancanegara, berdasarkan laporan Finance Detikcom dan CNBC Indonesia pada Senin, 10 Agustus 2026.
Pihak Danantara memberikan klarifikasi mengenai spekulasi pasar terkait keterlibatan mereka dalam kepemilikan bursa nasional. Perwakilan institusi tersebut menyatakan bahwa saat ini tahapan administrasi masih berjalan untuk merampungkan transaksi tersebut. [QUOTE_VERBATIM speaker="Perwakilan Danantara, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara"]"Masih proses"[/QUOTE_VERBATIM] ujar pihak manajemen menanggapi status pengajuan pembelian saham BEI.
Kondisi pasar modal sendiri menunjukkan performa yang cukup stabil dengan IHSG ditutup menguat 1,04 persen ke level 6.409,65 pada akhir pekan lalu. Secara akumulatif, indeks domestik telah naik sebesar 2,78 persen dalam periode lima hari perdagangan terakhir. Meskipun investor asing secara keseluruhan masih mencatatkan beli bersih senilai Rp672,7 miliar, laporan pasar mengidentifikasi adanya aksi lego atau penjualan pada 10 saham tertentu secara terkoordinasi.
Langkah strategis Danantara ini dipandang sebagai upaya penguatan peran badan pengelola investasi dalam infrastruktur pasar keuangan Indonesia. Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian mengenai besaran persentase saham yang akan diakuisisi maupun nilai transaksi yang diajukan kepada otoritas terkait. Informasi mengenai progres akuisisi ini dihimpun dari laporan resmi Finance Detikcom dan CNBC Indonesia yang diterbitkan pada 10 Agustus 2026.
