Baca Live
EKONOMI SYARIAH

Masjid Istiqlal Akan Kelola Dana Amal Lewat Investasi Pasar Modal

Masjid Istiqlal berencana mengelola dana amal melalui instrumen pasar modal secara profesional untuk mengoptimalkan potensi filantropi syariah di Indonesia.

JAKARTA — Masjid Istiqlal berencana mengalokasikan dana amal untuk dikelola melalui instrumen investasi di pasar modal Indonesia guna meningkatkan nilai manfaat filantropi syariah secara profesional. Informasi mengenai kolaborasi strategis tersebut diungkapkan oleh pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan pengelolaan dana umat yang selama ini terhimpun di Masjid Istiqlal. Dengan masuk ke pasar modal, dana tersebut akan dikelola dengan prinsip syariah yang ketat guna memastikan kepatuhan terhadap hukum Islam sekaligus mencari imbal hasil yang berkelanjutan bagi kegiatan kemaslahatan jamaah.

Pihak Bursa Efek Indonesia menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan terobosan untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah di tanah air. Melalui pengelolaan yang profesional, diharapkan dana sosial keagamaan tersebut dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui berbagai produk investasi syariah yang tersedia di bursa.

Investasi dana amal ini mencakup pemanfaatan potensi filantropi syariah yang sangat besar di Indonesia untuk disalurkan ke sektor produktif. Mekanisme pengelolaannya akan melibatkan tenaga ahli agar risiko investasi tetap terjaga dengan transparansi yang tinggi sesuai standar pasar modal.

Sebagai penutup, inisiatif ini menandai babak baru dalam manajemen keuangan rumah ibadah di Indonesia yang mulai merambah ke sektor formal keuangan. Berita mengenai rencana investasi dana amal Masjid Istiqlal ini bersumber dari laporan CNN Indonesia yang dipublikasikan pada 11 Agustus 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?