PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) Bakal Rights Issue 11,8 Miliar Saham
Emiten transportasi laut PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) berencana melepas hingga 11,8 miliar saham baru melalui skema rights issue.
JAKARTA — PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), emiten yang terafiliasi dengan investor Andry Hakim, berencana melakukan aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue dalam jumlah jumbo. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dilaporkan CNBC Indonesia pada 3 September 2026, perusahaan menargetkan penerbitan saham baru hingga belasan miliar lembar.
Dalam rencana aksi korporasi tersebut, CBRE akan melepas sebanyak-banyaknya 11,8 miliar saham baru. Jumlah ini setara dengan 72,22 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan setelah terlaksananya rights issue tersebut. Pengumuman ini menjadi perhatian pasar mengingat skala penerbitannya yang tergolong besar bagi emiten di sektor transportasi laut tersebut.
Langkah strategis ini dilakukan perusahaan untuk memperkuat struktur permodalan. Meskipun rincian mengenai harga pelaksanaan dan penggunaan dana belum dipaparkan secara mendalam, aksi korporasi ini menandakan adanya potensi ekspansi atau perbaikan posisi keuangan emiten di bawah naungan Andry Hakim tersebut.
Hingga laporan ini dipublikasikan, manajemen belum merinci jadwal resmi pelaksanaan PMHMETD tersebut karena masih harus menunggu persetujuan dari otoritas terkait dan rapat umum pemegang saham. Kepastian mengenai nilai nominal dan rasio saham akan diumumkan kemudian melalui prospektus resmi perusahaan.
Aksi rights issue jumbo ini diprediksi akan mengubah komposisi kepemilikan saham di dalam tubuh CBRE secara signifikan jika pemegang saham lama tidak mengeksekusi haknya. Fenomena ini menjadi salah satu pergerakan penting di pasar modal Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2026 sesuai dengan data yang dihimpun dari laporan CNBC Indonesia tertanggal 3 September 2026.
