Baca Live
PASAR MODAL

BEI Tunda Rapat Perubahan Kepemilikan Saham Menunggu Aturan Baru OJK

Bursa Efek Indonesia secara resmi menunda pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait perubahan kepemilikan saham hingga terbitnya regulasi terbaru dari OJK.

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan penundaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait agenda perubahan kepemilikan saham hingga regulasi terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diterbitkan. Keputusan ini diambil untuk memastikan keselarasan mekanisme perubahan struktur kepemilikan dengan aturan demutualisasi yang sedang disusun oleh regulator, sebagaimana dilaporkan CNN Indonesia pada Rabu (02/09/2026).

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa penjadwalan ulang rapat tersebut sangat bergantung pada rampungnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK). Langkah ini dilakukan agar proses transisi atau perubahan kepemilikan saham di dalam bursa memiliki payung hukum yang kuat dan sesuai dengan arah kebijakan pasar modal nasional ke depan.

Jeffrey Hendrik memberikan keterangan langsung mengenai posisi bursa saat ini terkait penundaan tersebut. [QUOTE_VERBATIM speaker="Jeffrey Hendrik, Direktur Utama BEI"]"RUPSLB akan dijadwalkan ulang setelah itu."[/QUOTE_VERBATIM] Pernyataan ini menegaskan bahwa pihak bursa tidak akan melanjutkan agenda rapat sebelum ada kepastian hukum dari pihak regulator terkait aturan demutualisasi yang dimaksud.

Penundaan ini menjadi informasi penting bagi para pemangku kepentingan dan investor mengingat perubahan struktur kepemilikan saham bursa merupakan bagian strategis dari pengembangan infrastruktur pasar modal. Pihak bursa memastikan bahwa seluruh proses akan dilakukan secara transparan sesuai dengan perkembangan regulasi terkini.

Sebagai informasi, mekanisme demutualisasi merupakan proses transformasi bursa dari organisasi yang dimiliki anggota menjadi perusahaan yang berorientasi pada keuntungan dengan kepemilikan saham yang lebih luas. Berita ini disadur dari laporan CNN Indonesia tertanggal 2 September 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?