BEI Pantau Ketat Saham MCAS dan FUTR Usai Meroket Ratusan Persen
Bursa Efek Indonesia memasukkan saham MCAS dan FUTR ke dalam status Unusual Market Activity (UMA) setelah terjadi lonjakan harga hingga ratusan persen secara tidak wajar.
JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) menempatkan saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) dan PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) dalam status pengawasan ketat akibat pergerakan harga yang di luar kewajaran. Pengumuman status Unusual Market Activity (UMA) ini dikeluarkan otoritas bursa pada Selasa, 11 Agustus 2026, menyusul kenaikan harga saham kedua emiten teknologi tersebut yang mencapai ratusan persen dalam waktu singkat sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia.
Langkah pemantauan ini dilakukan sebagai upaya perlindungan terhadap investor di pasar modal. BEI menilai fluktuasi harga pada saham MCAS dan FUTR memerlukan perhatian khusus agar tidak terjadi manipulasi pasar atau transaksi yang merugikan publik. Meskipun masuk dalam kategori UMA, status ini tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Otoritas bursa meminta para investor untuk mencermati kinerja perusahaan serta keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten. Selain itu, investor diharapkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi. Pihak bursa juga mengimbau agar pelaku pasar memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konformasi dari BEI terkait volatilitas harga ini.
Hingga saat ini, BEI terus memantau perkembangan pola transaksi saham MCAS dan FUTR untuk memastikan perdagangan berjalan secara teratur, wajar, dan efisien. Informasi resmi mengenai pemantauan ini telah dipublikasikan melalui kanal pengumuman bursa agar menjadi panduan bagi masyarakat luas. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan tidak bereaksi berlebihan terhadap pergerakan harga yang bersifat spekulatif di sektor teknologi.
