Baca Live
PASAR MODAL

BEI Ubah Strategi Berantas Manipulasi Saham Lewat Pemblokiran Rekening Pelaku

Bursa Efek Indonesia menggeser strategi pengawasan pasar dengan menyasar pembekuan rekening pelaku manipulasi dibandingkan melakukan suspensi terhadap saham terkait.

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) mengubah metode pemberantasan manipulasi pasar dengan fokus pada pembekuan rekening pelaku ketimbang menerapkan suspensi saham, sebagaimana dilaporkan CNBC Indonesia pada Kamis (29/10/2026). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efektivitas pengawasan perdagangan di pasar modal domestik.

Otoritas bursa kini menitikberatkan pengawasan langsung terhadap identitas dan aktivitas transaksi yang terindikasi melanggar aturan. Strategi baru ini bertujuan untuk memberikan efek jera kepada individu atau pihak yang melakukan manipulasi tanpa merugikan investor lain yang memegang saham tersebut melalui penghentian perdagangan sementara.

Sebelumnya, BEI sering kali menggunakan mekanisme suspensi saham sebagai instrumen utama untuk meredam fluktuasi yang tidak wajar. Namun, kebijakan pembekuan rekening dinilai lebih presisi karena langsung menyasar sumber masalah dan menjaga likuiditas pasar tetap terjaga bagi publik.

Implementasi kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan transparan. Melalui pengawasan yang lebih ketat terhadap pergerakan rekening, BEI berupaya menutup celah bagi praktik goreng saham yang kerap merugikan investor ritel di bursa.

Peralihan fokus pengawasan ini menjadi bagian dari transformasi digital dan sistem deteksi dini yang terus dikembangkan oleh bursa. Mengutip laporan CNBC Indonesia edisi 29 Oktober 2026, langkah ini merupakan langkah preventif dalam menjaga integritas pasar modal dari praktik kecurangan sistemik.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?