Badai PHK Kripto: BitGo Pangkas Staf Saat Kraken Lirik Saham Aave
Industri kripto kembali diguncang pemangkasan staf oleh BitGo sebesar 15 persen di tengah upaya Kraken memperkuat posisi di sektor DeFi Aave.
Industri aset digital kembali menghadapi dinamika besar di tengah penurunan harga pasar. BitGo, perusahaan kustodian kripto yang baru saja melantai di bursa, dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hampir 15 persen tenaga kerjanya. Langkah efisiensi ini diambil saat perusahaan mulai mengalihkan fokus strategis mereka ke sektor infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan aset stablecoin.
Keputusan BitGo untuk merampingkan struktur organisasi ini merupakan bagian dari gelombang penyesuaian industri yang mulai mengintegrasikan teknologi AI dalam operasional bisnis. Manajemen mengejar peluang baru di tengah pergeseran minat investor global yang kini lebih condong pada stabilitas stablecoin dibandingkan aset volatil lainnya. Penyesuaian staf ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas finansial bagi BitGo untuk mendanai riset dan pengembangan infrastruktur masa depan.
Ekspansi Kraken ke Sektor DeFi Aave
Di saat BitGo melakukan perampingan, bursa kripto Kraken justru melakukan langkah ekspansif di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi). Kraken dilaporkan sedang mengincar 15 persen kepemilikan saham di protokol Aave. Langkah strategis ini dilakukan dengan estimasi valuasi yang mencapai angka 385 juta dolar AS, menunjukkan optimisme Kraken terhadap potensi jangka panjang dari layanan peminjaman berbasis blockchain tersebut.
Langkah Kraken ini dipandang sebagai upaya untuk memperdiversifikasi portofolio mereka di luar perdagangan spot konvensional lainnya. Dengan mengakuisisi saham di Aave, Kraken memperkuat posisinya dalam ekosistem DeFi yang tetap menjadi tulang punggung transaksi terdesentralisasi meski pasar sedang bergejolak. Transaksi ini menandai salah satu langkah investasi paling signifikan di sektor DeFi pada periode pertengahan tahun 2026.
Tekanan Pasar dan Penurunan Harga Bitcoin
Situasi industri semakin menantang seiring dengan kinerja Bitcoin yang terus melemah. Aset kripto terbesar di dunia tersebut baru saja menyentuh level terendah baru sepanjang tahun 2026. Aksi jual yang berkepanjangan ini turut menyeret sebagian besar pasar aset digital ke zona merah, yang pada akhirnya menekan margin keuntungan perusahaan-perusahaan besar di sektor ini guna melakukan restrukturisasi internal.
Meskipun sentimen pasar secara umum masih tertekan oleh penurunan harga, aktivitas korporasi seperti yang dilakukan Kraken dan pivot teknologi BitGo memberikan gambaran bahwa industri tetap bergerak dinamis. Para pelaku pasar kini menantikan bagaimana pergeseran fokus ke arah AI dan integrasi DeFi akan mempengaruhi pemulihan nilai aset digital dalam beberapa bulan mendatang di tengah tren penurunan harga saat ini.