Baca Live
PASAR MODAL

Antrean Jual 68 Juta Lot Saham JELI Picu Aksi Jual Panik Investor

PT Niramas Utama (JELI) melaporkan aktivitas perdagangan tidak wajar yang memicu aksi jual panik investor setelah munculnya antrean jual masif sebanyak 68 juta lot.

JAKARTA — PT Niramas Utama (JELI) melaporkan terjadinya aktivitas tidak wajar pada perdagangan saham perusahaan yang memicu aksi jual panik massal setelah muncul antrean jual sebanyak 68 juta lot pada Jumat, 31 Juli 2026. Laporan resmi dari CNBC Indonesia menyebutkan bahwa fenomena ini membuat banyak investor merasa terjebak dalam situasi pasar yang tidak terduga.

Bursa Efek Indonesia (BEI) segera melakukan pemeriksaan terkait lonjakan antrean jual yang sangat besar tersebut. Pihak regulator memastikan bahwa anomali yang terjadi di pasar modal ini bukan disebabkan oleh kegagalan teknis atau gangguan pada sistem perdagangan bursa, melainkan aktivitas transaksi yang sedang didalami lebih lanjut.

Kepanikan investor mulai terjadi sejak sesi perdagangan berlangsung ketika volume penawaran jual (ask) membengkak secara drastis hingga puluhan juta lot. Situasi ini langsung menekan harga saham JELI secara signifikan karena pelaku pasar berupaya melepas kepemilikan mereka guna menghindari kerugian yang lebih besar akibat sentimen negatif tersebut.

Manajemen Niramas Utama memberikan tanggapan terkait kondisi ini untuk memberikan klarifikasi kepada publik. Berdasarkan data perdagangan yang dirangkum dari CNBC Indonesia pada 31 Juli 2026, perusahaan mencatat adanya indikasi ketidakwajaran dalam transaksi yang memengaruhi harga instrumen investasi mereka di lantai bursa.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?