Baca Live
AKSI KORPORASI

ELSA Mulai Buyback Saham Rp100 Miliar dan DSSA Siapkan Pelepasan Saham Treasuri

PT Elnusa Tbk (ELSA) memulai proses pembelian kembali saham senilai Rp100 miliar sementara PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) bersiap melepas 9,63 miliar saham treasuri.

JAKARTA — PT Elnusa Tbk (ELSA) resmi memulai proses pembelian kembali atau buyback saham dengan alokasi dana mencapai Rp100 miliar mulai Senin, 3 Agustus 2026, sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia. Langkah korporasi ini diambil perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham serta menjaga stabilitas harga saham di tengah kondisi pasar yang sedang mengalami fluktuasi.

Manajemen ELSA menjelaskan bahwa alokasi dana sebesar Rp100 miliar tersebut merupakan upaya strategis untuk memperkuat posisi pasar perusahaan. Pelaksanaan buyback ini diharapkan memberikan sentimen positif bagi para investor di Bursa Efek Indonesia, mengingat dana yang digelontorkan cukup signifikan untuk menyerap saham yang beredar di publik.

Di sisi lain, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengumumkan rencana untuk melakukan pengalihan saham hasil pembelian kembali. Berdasarkan informasi dari CNBC Indonesia pada 3 Agustus 2026, emiten tersebut berencana menjual kembali saham treasuri miliknya ke pasar sebagai bagian dari pengelolaan modal perusahaan.

DSSA menjadwalkan pelepasan saham treasuri tersebut sebanyak 9,63 miliar lembar saham yang akan dimulai pada 10 Agustus 2026. Aksi korporasi ini merupakan tindak lanjut dari program buyback yang telah dilakukan perusahaan sebelumnya, di mana saham yang disimpan sebagai treasuri kini akan dikembalikan ke peredaran pasar untuk tujuan tertentu perusahaan.

Dua aksi korporasi dari ELSA dan DSSA ini menjadi sorotan pelaku pasar modal karena mencerminkan strategi manajemen yang berbeda dalam mengelola likuiditas dan struktur permodalan. ELSA fokus pada penyerapan saham untuk stabilitas harga, sementara DSSA memilih untuk melepas kembali saham yang telah dibeli sebelumnya ke publik.

Informasi mengenai jadwal dan mekanisme rinci kedua aksi korporasi ini telah disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia dan dilaporkan oleh CNBC Indonesia pada 3 Agustus 2026.

Hallo, saya Mind, chat Assistant platform NewsMind.. ada yang bisa saya bantu?